Sabtu, 08/05/2010 05:30 WIB
KNRP - Tentara Israel telah menahan 33 warga sipil Palestina selama serangan beberapa waktu yang terjadi kemarin malams (6/5). Serangan ini terjadi di beberapa desa serta sebuah kamp pengungsian di wilayah Tepi Barat. Penangkapan yang berlangsung secara brutal itu terjadi tanpa ada kejelasan ihwal latar belakang penangkapan.
Militer Israel menyerbu kota Beit Lahm (Betlehem) di Tepi Barat selatan, kota dekat Taqua, kota utara Tubass, kota dekat Qabatiya dan kamp pengungsi al-Far'a Kamis malam secara tiba-tiba.
Sementara itu dalam insiden lain di utara permukiman Hashmonaim di Tepi Barat, 100 pemukim yahudi ilegal bentrok dengan aparat polisi Israel ketika petugas mencoba untuk menghancurkan beberapa unit bangunan pemukim Yahudi yang dianggap ilegal.
Pasukan polisi berhasil menghancurkan dua unit sebelum pemukim menghentikan mereka dari penghancuran unit yang ketiga. Demikian sebagaimana dilaporkan media Israel.
Hingga kini tercatat sedikitnya 500.000 pemukim ilegal kini tinggal di Tepi Barat. Semua pemukiman tersebut dianggap ilegal oleh masyarakat internasional. (mirzah/prstv)