Senin, 08/02/2010 05:31 WIB
KNRP - Otorita energi Palestina mengumumkan bahwa salah satu generator di stasiun pembangkit listrik Gaza telah berhenti berfungsi pada hari Sabtu (6/2). Tidak berfungsinya pembangkit listrik tersebut akibat kekurangan bahan bakar dan jumlah sisa bahan bakar yang ada hanya memungkinkan stasiun pembangkit listrik itu beroperasi selama 24 jam saja.
Otorita energi, dalam sebuah pernyataan, mengatakan bahwa pembangkit listrik di stasiun telah berkurang hingga 30 megawatt, sehingga mereka memperingatkan bahwa wilayah Gaza akan mulai mengalami gangguan listrik lagi.
Dari kejadian ini, dapat diketahui bahwa kekurangan daya yang dialami pembangkit listrik tersebut telah mencapai 50% bahkan bisa mencapai 60%.
Menyikapi hal ini, pihak berwenang telah meminta pihak internasional, kelompok-kelompok hak asasi manusia, negara-negara Arab dan organisasi konferensi Islam untuk mengakhiri tragedi listrik di Gaza. Mereka juga menuntut departemen keuangan di Ramallah bertanggung jawab atas krisis bahan bakar setelah mengurangi alokasi dana untuk Gaza. (mirzah/pic)