Minggu, 01 Agustus 2010

Perpustakaan untuk Anak-anak Gaza Diluncurkan

Senin, 28/12/2009 19:27 WIB

KNRP - Pada hari Sabtu (26/12) lalu sebuah perpustakaan pertama anak-anak berhasil diresmikan di kamp Perkemahan Gaza di dekat kota kuno, Jerash, Yordania dalam rangka peluncuran Gerakan Inisiatif "Kitaabiy Kitaabuka” (Buku saya adalah Buku Anda”. Perpustakaan itu diresmikan oleh insinyur wanita, Hana Ramli, melalui internet lima bulan lalu, dimana di sana ada 3.000 koleksi buku yang disumbangkan oleh warga dan para penerbit buku.

Ramli lebih jauh menjelaskan, langkah berikutnya akan dibuka perustakaan di kamp Talibiyah di Provinsi Madaba di Yordania dan perpustakaan ketiga juga akan dibuka berkat sumbangan dari Komite-komite inisiatif di Qatar dan UEA.

Pada upacara peluncurkan Gerakan Inisiatif itu, yang memiliki slogan "Hak untuk Tahu adalah Hak Suci", menampilkan kelompok lagu Timur untuk anak-anak dan drama dibawah pimpinan seniman Asma Mustafa dan Suleiman Zawahra serta pertunjukan seni lainnya.
 

Dalam peluncuran Inisiatif itu tampak anak-anak di kamp Gaza menanam pohon zaitun yang dibawa oleh pengawas Inisiatif ini di Al-Quds, Basma Sonnoqrath, yang langsung diambil dari kebunnya. Basma mengatakan, para relawan dari University of Yerusalem ikut aktif dalam peluncuran Inisiatif ini di wilayah Sheikh Saad yang dikelilingi oleh dinding apartheid itu.

Lebih jauh, terkait perpustakaan itu Ramle mengatakan kepada Aljazeera, Sabtu (26/12), awalnya ia memiliki sebuah perpustakaan anak-anak dengan koleksi 700 buku, lalu ia berpikir agar perpustakaannya itu menjadi perustakaan umum untuk salah satu kamp perkemahan pengungsi Palestina, lalu ia meminta bantuan sejumlah pejabat di komite-komite wanita di kamp UNRWA, dan mereka pun menyambut baik ide dan gagasannya itu yang mereka nilai sebagai gagasan yang merintis.

Ramli menambahkan, di Yordania ada 150 relawan yang sebagian besar dari kalangan akademisi yang telah berhasil mengumpulkan 3.000 buku, sejumlah komputer dan perangkat proyektor serta Yayasan Abdul Hameed Shoman telah menyumbang perlengkapan kantor dan komputer.

Dia mengatakan bahwa timnya tidak mengumpulkan sumbangan uang, bahkan para sukarelawannya di Lebanon tengah bekerja untuk mendirikan perpustakaan anak-anak di kamp pengungsian Burj el Barajanah, dan di Ramallah ada proyek serupa di kamp perkemahan Deir al-Ammar. Sementara di Gaza timnya Ramli telah melaporkan ada seorang donator yang telah menyumbangkan sebidang tanah untuk pembangunan perpustakaan pertama di sana.

Sementara terkait sukarelawan Arab, Ramli mengatakan bahwa ibu kota Qatar tengah diramaikan oleh para sukarelawan yang telah mengumpulkan 3.000 buku yang akan segera dikirim ke Yordania, dan di Uni Emirat Arab juga ada upaya serupa, sementara di Yaman sebuah tim telah terbentuk untuk anak-anak Yaman dan Palestina.(milyas/aljzr)

0 Komentar

Arsip