Mei 2011, Pengungsi Anak-anak Catat Angka Tertinggi

13 June 2011

Sebuah laporan bulanan yang diterbitkan oleh Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) menunjukkan rekor tertinggi terkait anak-anak pengungsi akibat pengusiran atas rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat.

“Penghancuran rumah-rumah itu menjadikan anak-anak sebagai pengungsi dalam bulan Mei lalu, yaitu angka tertinggi bulanan sepanjang tahun ini,” kata juru bicara UNRWA, Chris Gunness, sembari merinci bahwa 64 anak menjadi pengungsi di Daerah C dan 3 lainnya di Yerusalem Timur.

Laporan itu juga mengatakan bahwa kesulitan dalam mendapatkan surat izin untuk membangun telah memaksa warga Palestina untuk membangun tanpa izin, dan bahwa hukum zonasi itu memungkinkan warga pribumi Palestina untuk membangun hanya satu persen dari Area C di Tepi Barat dan 13 persen di Yerusalem Timur.

Laporan itu lebih lanjut mengatakan bahwa sebanyak 304 orang dewasa dan anak-anak telah merasakan dampak atau terusir baik itu lantaran adanya pembongkaran ataupun penghancuran yang dilakukan oleh Israel terhadap fasilitas vital seperti sistem air.

“Menurut hukum internasional, Israel harus memastikan bahwa orang-orang di bawah yurisdiksinya menikmati pemenuhan hak asasi mereka, termasuk hak untuk perumahan, kesehatan, pendidikan, dan air. UNRWA meminta Israel untuk menghormati kewajiban hukumnya,” tulis Gunness dalam laporannya tersebut seperti dikutp PIC.

Secara terpisah, UNRWA telah mengembangkan inisiatif melalui webnya untuk memonitor kasus-kasus penghancuran rumah di wilayah Palestina.(milyas/PIC)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>